SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio di Jalan Re Martadinata Tuban, Jawa Timur, akan merayakan Imlek secara sederhana tahun ini.
Cara ini jauh dari kebiasaan tempat ibadah dengan simbol kepiting raksasa di gerbang masuk itu. Karena biasanya di klenteng terbesar se-Asia Tenggara ini selalu merayakan Imlek dengan besar-besaran.
Ditanya mengenai hal ini, Ketua Pengurus Harian TITD Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan, mengatakan, pihaknya ingin memberi kesempatan untuk tempat ibadah lain supaya melakukan kegiatan perayaan Imlek dengan meriah.
“Kita ingin supaya tempat ibadah lain punya kesempatan juga untuk merayakan secara meriah dan besar-besaran,†kata Gunawan di lokasi TITD Kwan Sing Bio, Senin (16/2/2015).
“Sehingga bisa gantian, dan tempat ibadah yang lain juga mempunyai kesempatan,†lanjutnya.
Selama ini, Kwan Sing Bio memang menjadi jujugan umat Tri Dharma untuk berkegiatan. Karena selain disebut terbesar se-Asia Tenggara, juga dianggap mempunyai tempat yang strategis dan keramat karena menghadap ke utara dan langsung ke laut. Hal inilah yang menjadi magnet jamaah dari Indonesia, bahkan juga mancanegara.
Gunawan menerangkan, kalau sekarang Kwan Sing Bio pun tengah berbenah menyambut Imlek. Sejak tanggal 11 kemarin, sudah melakukan ritual penggantian jubah Kong Co Kwan Sing Teekoen.
“Sekaligus membersihkan altar dan mengganti lampion,†lanjut Gunawan.
Sementara perayaan Imlek sendiri akan dilakukan pada tanggal 19 Februari 2015 mendatang. Pun demikian, pada malamnya, yakni tanggal 18 Februari sekitar pukul 22:00 WIB akan dilakukans sembahyang bersama.
“Jumlahnya sekitar 100 orang pada malamnya, tetapi pada tanggal 19 Februarinya diperkirakan akan diikuti sekitar 500 orang,†tandasnya.(edp)
Â