SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Hujan lebat disertai angin kencang yang menguyur wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (17/2/2014) sore tadi, telah mengakibatkan pohon Sono tumbang ditenggah jalan rayan Bojonegoro – Padangan, tepatnya di sebelah timur flay over (jalan layang) project Banyuurip, Blok Cepu. Jalan layang sebagai gerbang keluar masuk lokasi proyek Banyuurip, itu masuk Desa Sudu.
Dari pantauan menyebut, akibat robohnya pohon Sono tersebut membuat arus lalu-lintas menjadi macet hingga mengular sepanjang sekira dua kilo meter. Namun, hal ini tak berlangsung lama setelah warga dan dibantu pengguna jalan berhasil membersihkan batang Pohon Sono yang melintang di tegah jalan.
Warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Juli, mengatakan, tumbangnya pohon sono ini selain karena diterjang angin kencang, juga diduga karena kondisi akar pohon sudah rapuh.
“Arus Lalu lintas ya macet sampai kurang lebih dua kilo meter, Pak. Karena, pohonnya belum dibersihkan,” kata Juli kepada suarabanyuurip.com, Selasa malam.
“Alhamdulillah kemacetan tak berlangsung lama hanya sekitar satu jam, kemudian kembali lancar,” sambung Yeni, warga Sudu lainnya. (sam/un)