Banjir Surut, Diare dan ISPA Serang Warga

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Banjir akibat tingginya curah hujan di kawasan Bengawan Jero Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai surut. Namun seiring surutnya banjir justru meninggalkan sejumlah penyakit bagi warga.

Di antaranya diare, kulit, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Untuk menangani masalah tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mendirikan 29 posko kesehatan. Puluhan posko itu disebar di 38 desa di 11 kecamatan yang di landa banjir.

Diantara 11 kecamatan itu adalah Karangbinangun, Kalitengah, Turi, Glagah dan Deket. Kemudian Kecamatan Sekaran, Laren, Pucuk, Karanggeneng, Maduran dan Babat.

Setiap posko ditempatkan tenaga kesehatan dan obat-oabatan dari 12 puskesmas.

Di Kecamatan Karangbinangun, posko kesehatan pengobatan gratis ini banyak didatangi warga setempat. Menurut Camat Karangbinangun, Joko Raharto, penyakit yang banyak dikeluhkan warganya adalah diare, penyakit kulit dan ISPA.

“Sesuai instruksi Bapak Bupati (Fadeli), penanganan banjir jangan berhenti saat banjir saja, namun juga harus ada tindakan pasca banjir. Karena itulah dilakukan kegiatan pengobatan gratis dengan pendirian posko kesehatan di lokasi banjir, “ kata Joko kepada suarabanyuurip.com, Kamis (18/2/2015)

Baca Juga :   Enam Bulan, 13 KDRT Terjadi di Blora

Selain memberikan pengobatan gratis, lanjut Joko, kepada warga yang tertimpa musibah banjir juga diberikan bantuan beras sebanyak 3.374 kilogram untuk 241 kepala keluarga (KK) di Karangbinangun. Selain menggenangi 241 rumah, banjir di Karangbinangun juga menggenangi 1.056 hektar areal tambak dan 51 hektar tsawah yang ditanami jagung.

“Untuk mempercepat pembuangan air banjir di kawasan Bengawan Jero, pompa dengan kapasitas 3 ribu liter pedtik di Kuro terus diaktifkan. Sementara di Kecamatan Kalitengah juga sudah dikirimkan pompa berkapasitas 1.000 liter perdetik,” ucap Joko.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *