Ketua DPRD Blora Panen Keluhan

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, baru-baru ini menjadi kesempatan warga untuk menumpahkan keluh kesahnya. Mereka juga mencecar pertanyaan kepada Ketua DPRD Blora, Bambang Susilo, tentang kondisi infrastruktur jalan yang kondisinya rusak parah.

Pada kesempatan itu, Camat Cepu, Mei Nariyono, juga turut menyampaikan pertanyaan kepada Bambang Susilo. Dalam  kesempatan itu, Mei menyakan komitmen para anggota Dewan dalam penetapan APBD tahun 2016. Seperti yang dia ketahui, saat ini para anggota DPRD Blora, mendapatkan sangsi tidak menerima gaji karena penetapan APBD tahun 2015 mengalami keterlambatan.

“Apakah penetapan APBD nanti bisa tepat waktu,” tanya Mei.

Berbeda dengan Mei, tokoh Masyarakat Kelurahan Ngelo, Suryanto, mengeluhkan tentang kondisi jalan Giyanti, Kelurahan Ngelo yang sempit dan dianggap rawan kecelakaan. Kondisi itu diperparah dengan ratusan truk tangki pengangkut minyak mentah yang berjajar mengantri untuk menyetorkan minyak mentah kepada Pertamina di Pusat Penampungan Produksi (PPP) Mengggung.

Baca Juga :   Usulkan TNI Aktif Calon Pj Bupati, Akademisi : DPRD Bojonegoro Tabrak Aturan

“Jalan dengan leber 4 meter itu, menjadi padat dan mengganggu arus lalu lintas. Terutama saat pagi hari,” katanya.

Bukan hanya itu, Suryanto juga menyatakan, kodisi jalan berdebu akibat seringnya dilalui kendaraaan pengangkut minyak juga menganggu aktifitas warga. Dirinya juga menyampaikan aspirasi warga yang mengharapkan adanya perlebaran jalan dilokasi tersebut dan meminta Ketua DPRD untuk langsung melihat kondisi di lapangan.

“Dengan pelebaran jalan saya yakin lalu lintas yang setiap hari padat, bisa lancar kembali,” harapnya.

Senada disampaikan Sumino, tokoh masyarakat Kelurahan Balun. Ia juga mengharapkan adanya pelebaran jalan di Jalan Arya Jipang. Pasalnya saat ini lokasi yang  dimaksud mulai padat lalulintas. Disamping itu, juga banyak pedagang yang mendirikan bangunan diatas drainase.

“Kami mengharapkan adanya pelebaran di Jalan Arya Jipang. Karena dirasa sangat sempit,” ungkapnya.

Kondisi jalan beraspal dititik utama Cepu, saat ini banyak yang mengelupas bahkan banyak lubang jalan di ruas jalan utama. “Cepu banyak aspal rusak. Katanya di sana-sini ada pembangunan dengan hotmik, tapi kok banyak yang rusak?Apakah aspalnya yang jelek, atau memang pelaksananya,” kata Warga lainnya.

Baca Juga :   250 KK Ring 1 Lapangan Sukowati Terima Bantuan Sembako

Selain itu, galian pipa yang saat ini sedang berlangsung perlu ada pengawasan. Karena jika galian pipa tidak diawasi, dipastikan tidak diurug dengan benar.

Menanggapi berbagai keluhan dan masukan itu, Bambang Susilo, menyatakan, jika dirinya bersama anggota legislatif telah memiliki komitmen untuk menetapkan APBD sesuai waktu. Sehingga tidak terjadi keterlambatan.

Terkait keluhan warga, termasuk banyaknya jalan rusak, Bambang, berjanji akan mengupayakan mencarikan anggaran dari luar APBD Blora. “Kami akan berupaya mencari dana dari pusat,” tegasnya.

Bambang berharap adanya peran serta masyarakat dalam pengawasan setiap kegiatan pembangunan dari pemerintah. Agar pembangunan yang dilaksanakan sesuai harapan bersama. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *