Himbau Masyarakat Beli di Pangkalan

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menghimbau agar masyarakat memanfaatkan pangkalan dan agen elpiji yang sekarang ini jumlahnya bertambah. Hal ini demi peningkatan pelayanan dalam transaksi pembelian tabung gas elpiji terutama saat pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) terbaru bagi LPG 3 Kg saat ini.

Kepala Bidang Usaha dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Fatih Yudistira, mengatakan, jumlah pangkalan elpiji awalnya hanya 276 yang tersebar di 28 Kecamatan, dan sekarang bertambah menjadi 376 pangkalan dan 16 agen resmi.

“Masyarakat tidak perlu beli elpiji di pengecer, karena harganya pasti melebihi HET yang ditentukan,” sarannya.

Fatih menyampaikan, pada awal Pebruari pemerintah provinsi telah menaikkan HET elpiji 3 Kg menjadi Rp16.000 tiap tabung dari sebelumnya sejumlah Rp14.000 tiap tabung. Kenaikan tersebut, dipastikan berpengaruh pada harga ditingkat eceran.

“Harganya pasti melambung tinggi, jadi masyarakat bisa langsung beli di pangkalan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Fita (30), mengaku, harga untuk elpiji 3 Kg di toko miliknya naik Rp1000 dari sebelumnya Rp 17.000 tiap tabung menjadi Rp18.000. Harga tersebut didapatkan dari sales elpiji sebesar Rp17.500 tiap tabungnya.

“Kalau warga beli di sini silahkan, di pangkalan atau agen juga tidak apa-apa. Karena memang mahal ditambah biaya ongkos Mbak,” ujar pedagang di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander ini.(rien)

Baca Juga :   Kembangkan Tanam Melon di Tanggul Tambak

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *