SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pemuda sekitar proyek Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai bergejolak. Mereka mengusir dua pekerja dari salah satu kontraktor luar daerah yang mengerjakan proyek KDK.
“Terpaksa kemarin kita suruh pulang. Keduanya dari PT.Dwi Agung,” ujar Kukuh, pemuda setempat.
Alasannya, kata dia, pekerja tersebut bukan dari warga lokal setempat. Terlebih kategori jenis pekerjaannya termasuk tenaga kasar yang dapat dilaksanakan warga sekitar. Namun tidak dilibatkan justru dikerjakan warga dari luar desa.
“Padahal cuma kuli,Mas. Warga sinii banyak yang bisa,” ucapnya.
Tidak hanya itu saja, beberapa waktu sebelumnya, pengerjaan pemasangan pipa juga sempat diduga disabotase. Ceceran pipa yang akan dipasang menuju Bengawan Solo dipotong – potong.
“Siapa pelakukanya tidak tahu persis, tetapi saya kira kejadian itu merupakan bentuk protes,” katanya.
Ali, pemuda setempat mengatakan pemulangan tenaga kerja bisa saja merupakan tindakan yang terpaksa dilakukan. Sebab, menurut mantan Ketua Karang Taruna Desa Sukoharjo ini, sebagian besar pemuda masih menganggur.
“Berapa jumlahnya tidak tahu persis, tapi memang teman – teman masih banyak yang menganggur,”ujar Ali. (roz)