SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemkab Blora, Jawa Tengah mengajak pelajar untuk aktif, dan tanggap dalam penanggulangan bencana. Peran mereka sangat diperlukan dalam penaggulangan bencana.
Untuk kepentingan tersebut, sebanyak 300 pelajar tingkat SMA sederat, disertakan dalam sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana, di Pendapa Kabupaten Blora, Selasa (24/2/2015).
Bupati Blora, Djoko Nugroho, menjelaskan Kabupaten Blora termasuk daerah rawan bencana. “Kita harus selalu waspada terhadap bencana yang bisa kapan saja mengancam,†jelasnya.
Dalam hal ini, menurut Kokok, sapaan akrab Djoko Nugroho, keterlibatan pelajar sangat diperlukan untuk bisa mengambil peran tanggap bencana.
“Para siswa harus dilibatkan, sebab merekalah yang nantinya akan menjadi penerus. Sehingga harus dilakukan sosialisasi kepada mereka sejak awal tentang tanggap bencana, baik bencana kecil maupun bencana besar,†ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Gembong, mengungkapkan, peran para siswa juga sangat penting untuk penanggulangan bencana yang ada di daerah. Keterlibatan mereka bisa meminimalisir kejadian bencana yang belum kita ketahui kapan datangnya.
Menurut Gembong, dalam penanggulangan bencana pihaknya mengajak pelajar untuk bersinergi dengan stakeholder yang lain. Melalui kesadaran, mengenali, menghayati, dalam menanggulangi bencana bisa miminimalisir akan bencana yang terjadi. (ams)