SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Tidak kurang dari 1.000 orang terlibat dalam kerja bakti bersih-bersih sungai di sepanjang kawasan Bengawan Jero dari hama enceng gondok, Kamis (26/2/2014). Mereka terdiri dari aparat TNI, Polri, PNS, unsur masyarakat termasuk anggota pencak silat PSHT.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat melancarkan aliran air sehingga tidak menyebabkan banjir.
“Memang masih ada genangan banjir di kawasan Bengawan Jero. Namun tidak separah dulu waktu belum ada pompa banjir di Kuro, “ ujar Bupati Lamongan, Fadeli ditemani Kapolres AKBP Trisno Rahmadi dan Pgs Dandim 0812 Letkol Inf Aries Fachrurrozie di Jembatan Sungai Kiringan Kecamatan Turi.
Pembersihan enceng gondok di sepanjang sungai ini ditargetkan tuntas dalam seminggu. “Minggu depan bersama Pak Dandim dan Pak Kapolres kami akan kembali berkeliling untuk melihat hasil kerja bakti,” tegas Fadeli.
Kondisi terkini, lahan padi seluas 1.845 ha di tujuh kecamatan masih tergenang banjir. Rinciannya 446 ha kondisi ringan, 398 ha sedang, 468 ha berat dan 536 ha puso. Yakni di Kecamatan Sekaran, Maduran, Laren, Karanggeneng, Babat, Maduran dan Pucuk dengan total kerugian mencapai Rp 3.440.900.000. Kerugian terbesar di Kecamatan Laren sebesar Rp 2.366.290.000.
Selain itu, areal tambak udang vannami, bandeng, nila dan tawas seluas sekitar 6 ribu hektar juga masih tergenang banjir dengan total kerugian Rp 84 miliar. Tambak tergenang tersebut berada di Kecamatan Babat, Laren, Karanggeneng, Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glaga(tok)