Di Lamongan Penjualan BBM Turun 40%

SuaraBanyuurip.com -  Totok Martono

Lamongan – Selama musim penghujan penjulan bahan bakar minyak (BBM) sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur terus menurun hingga 40 persen.

Beberapa SPBU di sepanjang jalan raya Babat-Lamongan maupun di kecamatan tampak lengang. Tidak tampak antrean panjang baik kendaraan roda empat maupun sepeda motor.

Salah satu operator SPBU di Sukodadi, Ali, mengungkapkan, selama dua bulan terakhir penjualan BBM relatif sepi. “Musim penghujan mas. Orang pada enggan bepergian. Selain itu lagi musimnya paceklik karena belum ada panenan,” katanya.

Hal serupa dipaparkan operator SPBU Plaosan, Minto. Selama ini penjualan BBM turun drastis hingga 40 persen.

Pria bertubuh tambun ini menguraikan, jika biasanya SPBU paling besar dari 3 SPBU di Kecamatan Babat itu bisa menjual premium hingga 20 ribu-22 ribu liter/hari, namun selama musim penghujan hanya laku 16 ribu liter/perhari. Sedang penjualan solar yang biasanya 14 ribu hingga 16 ribu liter/hari, menurun drastis hanya tinggal 8 ribu liter/ hari.

“Kondisi semacam ini setiap tahun terjadi mas. Seperti siklus tahunan,“ ucap Minto.(tok)

Baca Juga :   Wahyu Harapkan Madu Bunga Liar Menjadi Khas Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *