SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction/EPC)-1 Banyuurip, Konsorsium PT Tripatra – Samsung, akan terus melakukan pengurangi tenaga kerja (Naker). Karena pekerjaan proyek Banyuurip, Blok Cepu yang bersentra di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus mengalami pengurangan karena hampir rampung. Â
Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, mengatakan, pengurangan naker Proyek EPC-1 akan terus dilakukan hingga bulan Juni 2015 mendatang. Karena, pengerjaan proyek EPC-1 yang ditangani Tripatra – Samsung telah mendekati finishing.
“Dari total naker awal kurang lebih 9.400 orang, hingga akir Pebruari ini tinggal sekitar 8.850 naker. Karena, telah dikurangi sekitar 550 naker,” kata Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com melalui telepon, Jumat (27/2/2015), pukul 15.33 WIB.
Menurutnya, pengurangan itu dilakukan karena faktor pengerjaan yang sudah mulai berkurang drastis, dan bahkan mendekati finising. Selain itu proyek EPC-1 Banyuurip yang dikerjakan Tripatra juga dibatasi waktu.
“Pengerjaan proyek sudah berkurang, dan mendekati finising, Mas. Kalau tidak dikurangi terus bagaimana, siapa yang bertanggung jawab. Apa mau kalau pengerjaan sudah selesai, mereka kerja terus tapi tidak dibayar, dan pastinya kan tidak mau ?” ujar Budi.
Ketika disinggung setiap bulannya akan mengurangi berapa naker, Budi mengaku, hal itu tergantung kondisi. Tetapi sedikitnya pengurangan naker setiap bulannya rata-rata berkisar 400 orang sampai 500 orang, dan bahkan juga lebih.
“Kami tidak memandang naker apa dan darimana. Pengurangan akan tetap kami lakukan hingga pekerjaan yang kami tangani selesai,” pungkas pria asli Malang, Jawa Timur itu.(sam)