EMCL Fogging Kelurahan Karangboyo

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), melakukan pengasapan (Fogging) dan abatenisasi di Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa tengah, Sabtu (28/2/2015). Hal itu dilakukan menindaklanjuti permohonan dari kelurahan Karangboyo menyusul adanya kasus demam berdarah (DB) di kelurahan tersebut.

Kepala Kelurahan Karangboyo, Eny Rahmawati, mengungkapkan, bahwa beberapa waktu terakhir ini dari 13 kasus DB yang ditangani Puskesmas Ngroto, dan 8 di antaranya berasal dari kelurahan Karangboyo.

“Fogging yang dilakukan kita arahkan pada lokasi rawan terjadi DB,” kata Eny kepada suarabanyuurip.com.  

Dari 8 kasus DB tersebut tersebar di 3 RW dan  22 RT. Yakni RW 2 ada 9 RT, RW 3 ada 6 RT dan RW 7 ada 7 RT.

“Masing-masing lokasi itu jaraknya berdekatan. Sehingga perlu dilakukan foging dan abtenisasi,” tegas Eny.

Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, pengasapan dilakukan berdasarkan arahan dan koordinasi dengan pihak desa dan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui Puskesmas setempat. 

“Hari ini kita laksanakan di desa Karangboyo, Kecamatan Cepu,” ujarnya.

Baca Juga :   Forkomas Ba-Ja Desak Pemkab Bojonegoro Kembalikan Program CSR Migas ke Warga Terdampak

Rexy menambahkan, setiap tahun, sejak 2007 lalu, EMCL secara rutin melaksanakan pengasapan dan pembagian serbuk larvasida di wilayah terjangkit demam berdarah dan chikungunya di Kabupaten Bojonegoro.

“Tahun 2014 ini EMCL telah melaksanakan 17 kali pengasapan di 16 desa wilayah Bojonegoro,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *