Modal Kelola Sumur Tua, BBS Gandeng PII

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) tengah mematangkan perjanjian Joint Venture  (JV) atau usaha patungan dengan PT Axis untuk menjadi Kerjasama Operasi (KSO) dengan Pertamina EP Asset IV selaku Wilayah Kerja Pertambangan sumur tua.

Direktur Utama PT BBS, Deddy Afidick, mengungkapkan, dalam melaksanakan JV tersebut, PT Axis harus memenuhi syarat dalam melakukan KSO. Antara lain memiliki pengalaman puluhan tahun mengelola lapangan minyak dengan rekam jejak yang bagus, memiliki modal, dan komitmen kerja sama selama 3 tahun.

Deddy menyatakan, terkait dengan modal, untuk menjadi KSO di sumur tua membutuhkan dana sejumlah Rp360 miliar, menyiapkan signature bonus dan performance bond sejumlah  Rp 30 miliar. Selain itu, juga  dana talangan untuk ongkos angkat dan angkut sebesar Rp 39 Miliar bagi para penambang tiap bulannya.

“Salah satunya menyiapkan uang Rp 1 miliar untuk beli data,” tegasnya.

Deddy menyampaikan, dari modal keseluruhan untuk menjadi KSO, PT BBS berharap ada pembagian keuntungan 50;49 dengan PT Axis. Artinya, dari 100 persen modal yang disiapkan, sebesar 51 persen yakni Rp216 miliar disiapkan oleh PT BBS dengan menggandeng PT Petroleum Investasi Indonesia (PII).(rien)

Baca Juga :   Desak Pertamina ISC Tetap Menjatah Minyak Mentah

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *