Musim Panen Harga Gabah Jeblok

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Harga beras yang terus melambung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tak sebanding dengan harga jual gabah ditingkat petani. Harga jual gabah sekarang ini hanya Rp 3700 perkilogram (Kg),  sedangkan harga beras Rp8000/Kg hingga Rp10.000/Kg.

Padahal selama satu minggu ini sebagian wilayah di Kabupaten Lamongan memasuki musim panen. Di antaranya yaitu di Kecamatan Babat, Pucuk, Sukodadi , Sekaran dan Maduran. Namun petani yang panen harus menelan kekecewaan karena harga jual gabah relatif rendah.

“Harga gabah basah hanya Rp3700 perkilogram mas. Padahal harga beras cukup mahal antara Rp8000-Rp10.000 perkilogram,” kata petani asal Desa Bugel, Kecamatan Sekaran, Kirdi kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/2/2015).

Menurut dia, dengan harga jual gabah Rp3700/Kg, keuntungan yang diperoleh petani relatif kecil karena harus membayar upah tenaga kerja yang membantu panen disawah.

“Padahal untuk biaya tanam sampai panen modalnya dari hutang mas, hasil panen hanya cukup untuk bayar hutang dibank,” keluh Kirdi.

Senada disampaikan petani di Desa Kebonagung, Kecamatan Babat, Priyanto. Ia juga mengeluhkan harga gabah yang terus jeblok. Jika dua minggu lalu harga gabah basah masih Rp4000/Kg, tiga hari ini turun Rp3700/Kg.

“Bakul yang biasa membeli hasil panen petani  cuma berani membeli panenan Rp3700 perkilogram,” cetusnya.

Dia menjelaskan, untuk harga gabah basah Rp3700/Kg, dan harga gabah kering Rp5000/Kg. Namun untuk proses pengeringan petani merasa kesulitan. Selain tidak mempunyai lahan untuk tempat menjemur gabah, saat musim penghujan sangat sulit menjemur gabah.

“Petani terpaksa menjual gabah segitu mas. Karena ndak ada pilihan lain. Selain itu juga untuk menutupi kebutuhan keluarga,” paparnya.

Baik Kirdi maupun Priyanto sangat mengharapkan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk mengatasi rendahnya harga gabah. Apalagi Lamongan selama ini dikenal menjadi salah satu lumbung pangan nasional tapi nasib petani selalu dikorbankan(tok)

Baca Juga :   Pemerintah Batalkan Rencana Perubahan Harga BBM

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *