Kunjungan Terakhir Presiden Jokowi di Puslitbang

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Perhutani Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tidak begitu banyak melakukan aktifitas persiapan dalam penyambutan kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (7/3/2015) besuk. Padahal lokasi itu menjadi kunjungan kerja terakhir Jokowi di Blora, setelah melakukan panen jagung di Randublatung, tepatnya di petak 18 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngodo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Puslitbang Perhutani Cepu, Riyanto Yudi Cahyono, mengatakan, penyambutan sederhana tersebut berdasarkan intruksi dari atasan. “Kita diminta menyambut dengan sederhana saja,” katanya.

Riyanto menjelaskan, saat berada di puslitbang nanti, Presiden Jokowi akan diarahkan pada kebun pangkas. “Kunjungan nanti akan difokuskan pada Kebun penelitian, dan nanti akan kita tunjukkan beberapa sampel dari hasil penelitian yang kami lakukan. Saat itu bisa dibandingkan hasil antara Jati biasa dengan Jati hasil penelitian kami,” ungkap Pria yang akrab disapa Yudi ini.

Ada tiga jenis tanaman unggulan yang nantinya akan dipaparkan di hadapan Presiden Jokowi. “Pohon jati, pohon pinus bocor getah dan pohon kayu putih,” tegas Yudi.

Baca Juga :   Jelang Nataru, 144.925 Tiket KA di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Cepu pada H-1 kedatangan Presiden, melalui Satuan Polisi Pamong Paraja (satpol PP) Kecamatan Cepu, telah memperingatkan para pedagang kaki lima (PKL) untuk membongkar lapaknya.  “Kami sudah berkeliling ke masing-masing PKL yang berada di jalur utama,” ujarnya.

Penyambutan kedatangan Jokowi telah dipersiapkan sejak Rabu (4/3/2015) lalu. Pemerintah Kecamatan Cepu melakukan koordinasi dengan jajaran Muspika. Salah satunya, melarang semua PKL berjualan di pinggir jalan pada Sabtu (7/3) besuk, mulai pukul 06.00 WIB.

“Bapak Bupati  sudah mengintruksikan bahwa semua PKL di pinggir jalan utama yang dilalui Presiden harus bersih. Termasuk di jembatan perbatasan dan seribu lampu,” kata Camat Cepu, Mei Nayono.

Sesuai informasi, Presiden Jokowi akan menempuh jalur darat melewati rute dari arah Madiun – Ngawi. Kemudian masuk Bojonegoro melewati Kecamatan Margomulyo, Ngarho, dan Padangan, menuju Kecamatan Cepu dan melewati Kecamatan Sambong, Jiken, dan Kecamatan Jepon langsung menuju lokasi panen raya jagung di Randublatung.

Setelah itu, orang nomor satu di tanah air  tersebut akan langsung menuju Puslitbang Cepu yang diperkirakan tiba di lokasi sekira pukul 15.30 WIB. Puslitbang Cepu, secara administrasi masuk wilayah Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah aparat keamaan akan disiagan di sepanjang jalur yang dilewati Presiden Jokowi. Termasuk menyiagakan sejumlah penembak jitu di beberapa titik rawan seperti di Watu Jago, Kecamatan Margomulyo.(ams)

Baca Juga :   Akibat Kecalakaan, Pekerja TBR-C Trauma

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *