SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), batal meninjau Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Setelah melakukan panen raya jagung di Randublatung dan mengunjungi pusat penelitian dan pengembangan (Puslitbang) Perhutani Cepu, rombongan Jokowi kembali menuju Bandara Iswahyudi Madiun untuk bertolak ke Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan.
Di Puslitbang Cepu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendapat pejelasan menganai hasil penelitian tanaman unggulan. Jokowi meninggalkan Puslitbang sekira pukul 15.15 WIB. Kehadiran Jokowi yang sebentar itu membuat sebagaian warga Cepu kecewa. Lantaran mereka telah melakukan persiapan penyambutan.
Terlihat sepanjang jalan Randublatung Kelurahan Tambakromo, Desa Mulyorejo, Desa Kapuan, dan Desa Ngloram, telah dipadati warga dan siswa sekolah bersiap menyambaut kedatangan Joko Widodo.
“Warga banyak yang kecewa karena presiden tidak jadi mengunjungi Lapangan Terbang Ngloram. Dua jam lebih kami menunggu,†kata Aripin salah satu warga Ngloram.
Dikabarkan sebelumnya, selain panen jagung, presiden dijadwalkan akan meninjau lokasi lapangan terbang (Lapter) di Desa Ngloram. Pengaktifan lapter untuk mendukung kegiatan migas Blok Cepu itu sebelumnya sempat menjadi rebutan antara Pemkab Blora dan Bojonegoro. Karena Bojonegoro sempat mewacanakan akan membangun lapter di daerahnya sendiri. Sementara Blora bersikukuh tetap akan mengaktifkan Lapter Ngloram.(ams)