BPBD Gandeng Perhutani Tangani Banjir

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban akan mengajukan kerjasama ke Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Tuban terkait penanganan bencana berupa banjir bandang di Tuban.

Hal ini dikarenakan keberadaan banjir bandang akibat adanya aliran air dari wilayah pegunungan yang ada di Kecamatan Grabagan. Di wilayah ini diketahui kondisi hutan cukup memprihatinkan.

“Itukan masuk wilayah Perhutani KPH Tuban, kalau gak salah wilayah BKPH Jadi,” jelas Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (9/3/2015).

Selain banjit akibat luapan bengawan solo, banjir bandang merupakan hal yang menjadi perhatian serius Pemkab Tuban. Joko juga mengatakan kalau banjir bandang di beberapa wilayah Tuban merupakan air kiriman dari Kecamatan Grabagan.

Seperti halnya banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Rengel, air merupakan berasal dari Kecamatan Grabagan bagian selatan dan timur. Serta adanya banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Merakurak merupakan air kirimand dari Kecamatan Grabagan dari sisi yang lain.

“Kecamatan Grabagan hujan dua jam saja, banyak wilayah lain yang diterjang banjir bandang meskipun di wilayah itu tidak hujan,” terang Joko.

Baca Juga :   Wabup Tuban Tak Canggung Masuk Drainase

Ditanya kenapa ingin melakukan kordinasi dengan Perhutani? Joko menyebut kalau wilayah tersebut banyak yang lahan hutan dan berada di bawah BKPH Jadi. Sementara salah satu jalan penanggulangan adalah dengan penghijauan.

“Selain itu yang paling tahu kondisi tanah, ataupun tanaman apa yang cocok kan Perhutani,” jelasnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *