EMCL Akui Kontraktornya Tak Kordinasi

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Pemblokiran jalan akses menuju Lapangan Kedung Keris (KDK), dan sweeping pekerja yang dilakukan warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabuparten Bojonegoro, Jawa Timur sejak jam 05.00 WIB Senin (9/3/2016) pagi tadi mereda, setelah pihak EMCL menemui pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Warga ditemui oleh Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, dengan didampingi kepala desa beserta perangkat desa setempat untuk melakukan dialog di balai desa setempat.

“Kami akui ada satu dua kontraktor kami yang tidak melakukan koordinasi. Kejadian ini sekaligus evaluasi bagi kami,”ujar Rexy.

Rexy menyampaikan, berkaitan dengan tenaga kerja pihaknya telah berkomitmen sejak awal untuk melibatkan warga lokal. Bahkan dalam salah satu klausul kontrak kerjasama dengan subkontraktornya terdapat kesepakatan tentang memaksimalkan tenaga kerja lokal.

“Masalah ini sudah komitmen kami sejak awal,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dengan adanya dialog dengan warga justru banyak masukan yang diperoleh EMCL. Rexy meminta agar sub kontraktornya meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa.

Baca Juga :   Tukar Guling TKD Gayam Gunakan Aturan Lama

“Kita akan bantu mengawal. Kuncinya ada pada komunikasi dan koordinasi,” ucapnya.

Kepala Desa Sukoharjo, Dwi Setyono, menyampaikan aksi yang dilakukan warganya merupakan tuntutan hak. Sehingga pihaknya juga tidak bisa menyalahkan, sebab warganya juga tidak ingin hanya menjadi penonton.

“Tuntutan mereka normatif dan kita dukung,”ujar Kades.

Kades menambahkan pemerintah desa merupakan penjembatan untuk menampung aspirasi warga ke operator. Namun, jika operator dan kontraktornya tidak mengakomodir aspirasi warga pihaknya lebih memilih mendukung warga.

“Kalau perusahaan mungkin disini hanya satu dua tiga bulan saja, tapi kalau masyarakat setiap hari hidup bersama saya,” tutur Kades.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *