TNI Akan Sikat Penambangan Ilegal Sumur Tua

SuaraBanyuurip.com Ririn Wedia

Bojonegoro – Dalam kunjungannya di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, menegaskan, akan melakukan penertiban di sumur tua karena banyaknya penambangan illegal yang sudah merusak lingkungan dan kelestarian hutan.

“Kami akan menertibkan dan bisa saja menutup sumur-sumur itu,” ujarnya saat berada di lokasi sumur tua Wonocolo kepada awak media, Jumat (13/3/2015).

Dia mengungkapkan, pasukan TNI siap 100 persen untuk memback up penertiban tersebut dengan target waktu hanya dua minggu. Namun, sebelum itu akan melakukan pemetaan dan pendataan terlebih dahulu  apa saja pelanggarannya.

Disinggung adanya keterlibatan oknum TNI yang ikut main didalam pengelolaan sumur tua, Pria kelahiran Kediri tahun 1957 ini menyatakan akan memberi sanksi tegas. Karena dari awal illegal drilling maupun illegal logging di sumur tua tidak diperbolehkan.

“Dan TNI harus memberi contoh yang baik, kalau ada yang ikut-ikut langsung kita tindak,” tandasnya.

Pihaknya menyampaikan, keberadaan orang asing di lokasi sumur tua juga patut dipertanyakan. Dalam rangka apa datang kemari, karena jika menjadi investor harus ada mekanisme secara administrasi dan memiliki ijin kerja.

Baca Juga :   Konjen AS Kunjungi Blok Cepu

“Kalau orang asing itu menjadi investor, ya ngawur itu namanya,” ujarnya.

Mantan Pemimpin Pasukan Siliwangi ini menyebutkan, akan membuat tim khusus dalam melaksanakan penertiban nantinya. Karena, setelah pemetaan dan pendataan selesai langsung turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian.

“Bagi yang melanggar hukum akan kita koordinasikan dengan pihak Kepolisian,” lanjutnya.

Dia mengaku, sebelum melakukan penertiban ini sudah dua kali bertemu dengan Pertamina dan mendapatkan rekomendasi untuk penertiban ini. Tentu saja dilakukan dengan pertimbangan-perimbangan tertentu.

“Kami melihat, kondisi terparah sumur tua seluruh Indonesia ada di Bojonegoro,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *