DBH Migas Turun Proyek Pembangunan Direscedul

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  menyampaikan, target penerimaan dana bagi hasil (DBH) migas di Bojonegoro sebesar Rp974 miliar, dari semula mencapai Rp2,6 triliun di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Kepala Dinas Pendapatan Bojonegoro, Herry Sudjarwo, mengatakan, penurunan ini dikarenakan penyesuaian harga minyak mentah dunia sebesar 70 US Dolar per barel.  Penurunan DBH Migas tersebut hampir mencapai 63 persen dibanding sebelumnya.

“Bisa jadi, ketika harga minyak mentah dunia hanya sekitar 40 US Dolar per barel, Bojonegoro hanya mendapat sekitar Rp500 miliar saja,” tukasnya kepada Suarabanyuurip.com ketika ditemui dikantornya, Senin (16/3/2015).

Namun, lanjut pria berkacamata minus ini, masih terus melakukan pemantauan terhadap harga minyak dunia dan berharap tidak turun secara signifikan. Apabila itu terjadi maka penurunan pendapatan bisa saja terjadi pada tahun 2009 lalu.

“Dulu tahun 2009 target kita mencapai sekitar Rp61 miliar, tapi karena harga minyak mentah dunia turun hanya mendapat Rp37 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga :   BPH Migas Dorong Peningkatan Konsumsi Gas Domestik

Sedangkan Sekretaris Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moelyono, menyatakan, akan melakukan resceduling terhadap program-program kegiatan yang sudah direncanakan. Hal itupun masih menunggu, apakah turunnya harga minyak mentah dunia sampai berdampak signifikan pada DBH yang diterima.

“Namun, di dalam resceduling kami tetap berpegang pada prioritas pembangunan di Bojonegoro yang menyangkut masyarakat banyak,” tegasnya.

Disinggung bagaimana teknis resceduling tersebut, pria yang hobi climbing ini belum memberikan penjelasan gamblang. Karena, bisa saja ada program yang dihilangkan, bisa saja ada program yang ditunda.

“Saya masih belum mengatakan itu karena itu belum terjadi kepada kita, signifikannya sampai mana,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *