SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) belum berani memastikan rencana penambahan jumlah produksi minyak di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Alasannya masih diperlukan kajian dan penuntasan persyaratan administrasi.
Field Public and Government Affairs Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, mengungkapkan, produksi minyak Banyuurip masih berada di kisaran 40 ribu barel per hari (bph). “Masih 40 bph, belum ada peningkatan,” kata dia.
Sebelumnya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Unit Percepatan Produksi Banyuurip pernah menyatakan, dalam waktu dekat produksi Banyuurip akan bertambah di kisaran 30 hingga 35 bph.
Menanggapi hal ini, dia menyampaikan, jika peningkatan dilakukan bertahap. Namun demikian, progress pengerjaan fasilitas produksi yang terbagi dalam lima paket enegineering, procurement and construction (EPC), diklaim telah mencapai 95 persen.
“Naiknya bertahap, kita mengutamakan keselamatan,” tegas Rexy.
Dia menjelaskan, dari total 49 sumur yang direncanakan saat ini telah terdapat 36 sumur. Terdapat tiga tapak sumur yakni well Pad A, B, dan C Banyuurip.(roz)