Sarankan Pemuda Sekitar Proyek Migas Punya Skill

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Norozaqy

Bojonegoro – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menghimbau kepada para pemuda, terutama yang bertempat tinggal di sekitar proyek migas Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, tidak hanya sekadar menuntut pekerjaan, namun juga membekali dirinya dengan skill dan melihat potensi yang dimiliki.

“Baiknya meraba diri dulu potensi kita,” kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adie Witjaksono.

Menurut dia, hal itu dilakukan agar pemuda mengetahui minatnya. Kemudian mengembangkankanya dengan skill. Terlebih dengan adanya program pelatihan yang dilakukan instansinya. “Program 12000 pelatihan ini dapat dimanfaatkan,” saran Adie.

Adie mengungkapkan, minat masyarakat dan pemuda untuk mengikuti program pelatihan 12 ribu orang sampai saat ini masih minim. Padahal, program tersebut sudah disosialisasikan hingga tingkat kecamatan dan desa di sekitar proyek.

Mantan camat Margomulyo ini menuturkan, instansinya memiliki program pelatihan yang cukup beragam. Untuk migas ada berupa drilling dan scafolfing. Dalam melaksanakan program tersebut, Disnakertransos juga telah bekerjasama dengan Pusdiklat Migas Cepu.

“Ada yang bersertifikat dan tidak. Saat ini yang telah mendaftar ,” ada 500 orang lebih,” ujar Adie.

Selain pelatihan jenis migas, Disnakertransos juga memberikan pelatihan kewirausahaan. Misalnya, service handphone dan potong rambut. Khusus, kaum perempuan pihaknya juga menyediakan pelatihan catering dan menjahit.

“Kalau yang ini bisa dilatih di balai desa atau di balai latihan kerja,” pungkas Adie.(roz)

Baca Juga :   Flaring Banyuurip Kembali Nyala

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *