SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro –Sempat  dimatikan pada Sabtu (1/8/2015) kemarin, pembakaran gas (flaring) di tapak sumur (Well Pad) A dan B Banyuurip, Blok Cepu, yang terletak di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai dinyalakan kembali, sejak Minggu (2/8/2014).
Sebelumnya, flaring itu dimatikan karena untuk mengantisipasi dampak amuk massa ribuan tenaga kerja di area proyek engineering, procurement and construction (EPC) – 1 Banyuurip, Sabtu (1/8/2015), sekira pukul 11.30 WIB.
Warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Narto, mengatakan, kondisi flaring saat ini telah kembail dinyalakan oleh operator ladang migas Banyuurip, Blok Cepu ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL)
“Kelihatannya flaring We’ll pad A dan B sudah menyala lagi sejak tadi malem, Mas,” kata Narto kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/8/2015).
Terpisah, Field Public and Government Manager Affairs MCL, Rexy Mawardijaya, membenarkan jika flaring di tapak sumur A dan B Banyuurip telah dinyalakan. “Proses produksi untuk WPA dan WPB sudah dijalankan lagi sejak hari Minggu, 2 Agustus 2015 kemarin,†kata Rexy. (sam)