SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pengamat ekonomi dan pimpinan tim penanggulangan mafia migas yang dibentuk oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Faisal Basri, akan berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada Sabtu (28/3/2015) mendatang.
Kepala Bidang Sosial Budaya, Badan Perencanaan Daerah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rahmat Junaedi, menyampaikan, Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi ini bertujuan untuk memberantas penyelewengan yang terjadi di sektor minyak dan gas di Indonesia.
“Baru dibentuk saat pemerintahan Presiden Joko Widodo,” ujarnya kepada Suarabanyuurip, Selasa (24/3/2015).
Dalam kunjungannya nanti, Faisal Basri dikabarkan akan melihat dan mengetahui secara detail tata kelola migas yang dibuat oleh Pemkab Bojonegoro, beserta regulasi dan kebijakan-kebijakannya.
“Termasuk adanya rencana Perda Dana Abadi yang baru pertama kalinya di Indonesia,” imbuhnya.
Pihaknya menyampaikan, selain rencana Perda Dana Abadi, adanya strategi dalam menghadapi kutukan migas juga menjadi tujuan utama Faisal Basri untuk saling berbagi dalam menghadapi industri ekstraktif saat ini.
“Bojonegoro memang menjadi perhatian di mata nasional bahkan international, semoga kedatangan beliau (Faisal Basri) bisa bermanfaat bagi masyarakat Bojonegoro seluruhnya,” pungas Rahmat. (rien)