13,7 MMSCFD Gas Sukowati Digunakan Operasional Perusahaan

Flare Mudi

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Produksi Gas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, saat ini hanya berjumlah 13,7 Milion Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari. Dengan jumlah yang tidak terlalu besar itulah membuat gas tersebut tidak bisa diperjual-belikan.

“Jumlahnya sangat sedikit, jadi tidak dijual keluar. Sekarang ini produksi gas digunakan untuk operasional perusahaan,” kata Field Manager Pertamina EP Asset 4, Heri Aminanto, saat ditemui  Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu di Bojonegoro, Jawa Timur.

Gas yang diolah melalui Central Processing Area (CPA), Lapangan Mudi, di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban tersebut, pernah mencapai hingga 20 MMSCFD, dengan produksi minyak sebesar 48.000 Barel per hari (Bph).

Sekarang ini, produksi minyak mentah di Lapangan Sukowati, di Kabupaten Bojonegoro mencapai 10.000 Bph dari sebelumnya sebesar 6800 Bph.

“Produksi gas menurun, seiring menurunnya produksi minyak sejak tahun 2013 lalu,” imbuh pria bertubuh gemuk ini.

Sebelum adanya alih kelola dengan Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), pemantauan lingkungan terkait udara atau emisi dilakukan sesuai Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup No 13 Tahun 2009.(rien) 

Baca Juga :   Ratusan Naker Blok Cepu Segara Disurplus Lagi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *