SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Animo masyarakat Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terhadap rencana Cepu Gemstone Fair (pameran batu akik Cepu) cukup tinggi. Itu terbukti dari 33 buah stand yang disiapkan panitia sudah terpesan.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Pelaksana Pameran, Sholichan Mohtar, kepada Suarabanyuurip.com. “Ternyata diluar dugaan. Hasil ceking rapat panitia terakhir, 33 stan sudah penuh,” katanya, Kamis (26/3/2015).
Sebenarnya, menurut Sholichan, ada pendaftar dari luar kota, namun panitia tidak bisa menerimanya. “Untuk solusinya, ya, silahkan berkomunikasi dengan beberapa kolektor batu untuk bersinergi secara internal,” ungkapnya.
Dia mengatakan, Cepu Gemstone Fair didasari dari gagasan cerdas para penggemar batu. “Yang direkomendasikan untuk merespon positif fenomena batu akik di masyarakat,” ujar Sekretaris Kecamatan Cepu ini.
Di samping itu, pihaknya ingin mengangkat potensi batu akik lokal sebagai salah satu opsi terpilih, untuk geliat ekonomi masyarakat. Jadi tidak sekedar latah dan hura-hura.
“Melalui pameran itulah akan diekspose hasil mahakarya masyarakat lokal Cepu, dan akan didemonstrasikan kepada pengunjung secara langsung. Di samping moment kontes karya terbaik putra putri Kota Patra ini supaya tidak terjadi kesenjangan,” tuturnya.
Saat pameran yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 3 – 5 April nanti, tambah Sholechan, akan memamerkan batu lokal Lintang Cepaka (Cepu, Padangan, dan Kasiman).
Sementara itu, Sekretaris Cepu Gemstone Fair, Purwadi, memprediksi jika keberhasilan CGF akan menjadi baro meter atau acuan para pihak lintas kabupaten dan kota. Pada saatnya nanti pihaknya juga mendatangkan beberapa perajin batu akik. (ams)