Urine Positif Belum Tentu Pengguna Narkoba

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Bojonegoro, Jawa Timur, Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Dharma S, menegaskan, hasil positif dalam tes urine tidak mutlak sebagai penanda karena penggunaan Narkoba.

Hal ini dikatakan Bayu kepada suarabanyuurip.com di Pendopo Krida Manunggal Tuban, Kamis (26/3/2015), di sela-sela melakukan tes urine kepada 291 pegawai Pemkab mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Plt Sekda, seluruh eselon 2, seluruh eselon 3, serta perwakilan-perwakilan atau staff yang ada di masing-masing SKPD Tuban.

“Jadi meski hasil tes urine siang ini positif, belum tentu yang bersangkutan adalah pengguna Narkoba,”tegas dia.

Bayu mengatakan, hal itu dikarenakan beberapa sebab. Salah satunya adalah apabila pegawai tersebut sebelumnya mempergunakan obat untuk kesehatan tubuh dengan dosis yang besar.

“Contohnya dia minum obat flu sampai 5 butir sekali minum, itu bisa dinyatakan positif dalam tes ini. Tetapi kalau penggunaannya normal seperti 1-3 butir dalam satu hari biasanya tidak sampai terdeteksi,”jelas Bayu.

Penggunaan obat-obatan untuk kesehatan, kata Bayu, sebenarnya bisa dilebur sendiri oleh tubuh sendiri. Yaitu melalui sistem kerja organ tubuh yaitu ginjal, lever, dan keringat.

Baca Juga :   Kejari Bojonegoro Segera Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi APBDes Deling

“Jadi jangan khawatir, karena pada prinsipnya tubuh kita menolak bahan kimia. Dan meleburnya melalui lever, ginjal, dan juga keringat kita sendiri,”terang Bayu.

Untuk membuktikan apakah dia pengguna obat-obatan terlarang apa tidak? Bayu mengatakan, perlu dilakukan pemeriksaan selanjutnya. Yaitu dengan melakukan tes darah kepada yang bersangkutan.

“Jadi kalau positif di tes urine, baru akan dilakukan pemeriksaan darah untuk memastikan apakah menggunakan obat yang dimaksud apa tidak,”kata Bayu.

Pun demikian, pada prinsipnya sulit melakukan manipulasi alat tes urine yang digunakan siang ini. Terlebih dengan pemberitahuan yang mendadak bagi peserta.

“Kecuali kalau urine itu ditukar baru bisa melakukan manipulasi,”tandasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *