SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Sebanyak 30 petani di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang tergabung dalam kader lingkungan telah mendapat pelatihan membuat pupuk organik.Â
Pelatihan yang diselenggarakan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tropis Indonesia merupakan bagian dari kegiatan mitigasi flaring di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu dalam rangka peningkatan jumlah produksi.
“Kegiatan ini sebagai tindaklanjut program kampung hijau yang bahannya memanfaatkan kotoran ternak, limbah dedaunan, jerami dan sekam padi,” kata Ketua Tropis, Muhammad Musyadad, Kamis (26/3/2015) kemarin.
Selain itu, menurut dia, petani bisa menghemat pengeluaran dari pembelian pupuk atau obat kimia dan beralih ke pupuk organik yang lebih ekonomis. Diharapkan, setelah dilatih para kader lingkungan dapat membuat pupuk organik minimal untuk kebutuhan sendiri dan bahan-bahan organik yang melimpah di sekitar pekarangan.
“Sehingga tidak terbuang sia-sia, tapi dapat dimanfaatkan,” imbuhnya.(roz)