Gudang Semen Pocong Milik Anggota Polisi

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kasus penimbunan semen curah ilegal yang kemudian dikemas dalam sak bekas (semen pocong) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai menemui titik terang. Satu di antara dua gudang yang berada di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yang dipergunakan untuk menimbun semen curah ternyata milik anggota Polisi yang masih berdinas di wilayah setempat. 

Gudang tersebut tepat berada di pinggir jalur Pantura. Warga sekitar menyebut salah satu pemilik, yaitu Warno, adalah anggota Polisi. Sementara gudang yang lain adalah kepunyaan Hambali, warga mengenalnya sebagai pengusaha dan kerap menjual semen pocong.

“Kalau Pak Warno itu Polisi Mas,” kata salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasikan kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (28/3/2015).

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolsek Jenu, AKP Friehamdeni, membenarkan jika gudang tersebut milik salah satu anggota polisi. Hanya saja gudang itu telah disewakan kepada orang lain.

“Itu bengkel milik anggota yang disewakan ke orang lain,” tegas Friehamdeni.

Friehamdeni tidak menjelaskan lebih detail ketika suarabanyuurip.com menanyakan siapa nama anggota tersebut dan siapa orang lain yang disebut sebagai penyewa gudang ini.

Baca Juga :   PBG dan RTIK Gelar Seminar PTK

Terkait kasus penggrebekan yang dilakukan Tim Pengamanan Khusus (Pamsus) PT Semen Indonesia ini, Friehamdeni enggan berkomentar banyak. Dia berdalih tidak ada anggota yang Polri dalam kegiatan tersebut. Bahkan sampai detik ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari perusahaan.

“Semen (PT SI) belum ada laporan Mas,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam penggerebakan itu tim Pamsus SI menemukan 12 ton semen ilegal dari dua gudang tersebut. Di duga kuat semen yang seharusnya untuk perusahaan tak dikirim, namun ditimbun dan kemudian dijual menggunakan sak bekas.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *