Berharap Ada Penyuluhan HIV/AIDS di Ring 1 Banyuurip

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar Lapangan minyak Banyuurip meminta kepada baik pemerintah daerah maupun operator Balok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) untuk meningkatkan program sosial kemasyarakatan yang di bidang kesehatan bagi kaum perempuan.  Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya indikasi penyebaran penyakit HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur.

“Sangat perlu peningkatan cek up kesehatan bagi warga sekitar, utamanya perempuan. Karena, saya kawatir penyakit HIV menyebar di sekitar proyek Banyuurip ini,” kata Parmo warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (28/3/2015) kemarin.

Menurut dia, selain melakukan pemeriksaan medis, juga perlu adanya sosialisasi tentang bahaya dan cara penanggulangan HIV/AIDS. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan bekerjasama Dinas Kesehatan Bojonegoro.

“Informasi yang saya terima yang terjangkit HIV sudah lebih dari 100 orang. Tetapi, untuk memastikannya saya masih berupaya mengumpulkan data dari Dinkes Bojonegoro,” kata tokoh masyarakat Desa Brabowan ini.

“Kalau bertujuan baik tentunya saya mendukung saja. Apalagi untuk menekan penyebaran penyakit HIV. Jadi sangat perlu dan baik dilakukan oleh pihak kesehatan dan perusahaan yang ada,” sambung Mahmudi warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam. (sam)

Baca Juga :   Di Tuban Harga Cabe Tembus Rp60 ribu/kg

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *