SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Seorang pencuri motor terpaksa merasakan timah panas di kaki kanannya setelah kedapatan beraksi di Jalan Basuki Rahmat, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pencuri tersebut adalah Moch Dirin (33) warga Bangkalan, Madura, yang sudah beberapa tahun menetap bersama istrinya di Jalan Patimura, Tuban.
Upaya pencurian motor ini diketahui pertama kali oleh salah satu petugas kepolisian ketika patroli. Melihat ada satu orang berusaha mencongkel paksa kunci motor di dalam pagar, sementara dua rekannya menunggu dari luar pagar dan masih berada di atas motor.
“Yang di luar kemudian merasa ada petugas yang mengetahui aksinya, kemudian mereka semua berusaha lari dan berhasil kami tangkap satu,â€jelas Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, Senin (30/3/2015).
Suharyono mengatakan pelaku terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas. Karena pelaku berusaha melarikan diri, dan petugas takut para pelaku membahayakan warga lain.
“Satu pelaku ini berhasil kita lumpuhkan, sementara yang lain berhasil melarikan diri. Terpaksa kita tembak karena tetap berusaha kabur meski sudah kita beri peringatan,â€kata Suharyono.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku yang juga bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Tuban ini mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian motor. Tidak hanya itu pelaku juga kerap mencuri barang-barang lain yang bisa dijual.
Khusus untuk motor, pelaku mengaku menjual hasil curiannya di wilayah Madura. Motor ini dijual dengan harga sekitar 1,5 sampai 3 juta rupiah.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor dengan Nopol S 2717 GI dan Nopol L 5527 SD, empat kunci leter T, satu unit ponsel, satu kunci motor merk Honda, satu STNK asli, dan satu kontak sepeda motor Yamaha Vixion.
“Dibawa teman untuk dijual lagi di Madura,â€kata pelaku di Mapolres Tuban.(edp)