SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kondisi Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, memasuki siaga dua. Penyebabnya dua hari ini telah terjadi hujan lokal dan kiriman air dari daerah hulu.
Bila kombinasi hujan lokal dan kiriman ini menjadi satu ditambah hujan lokal lebat, maka dimungkinkan bisa mendekati siaga III untuk wilayah Bojonegoro. Jika itu terjadi, sungai terpanjang di Pulau Jawa itu akan meluap dan mengenangi sejumlah desa di bantaran sungai.
“Saat ini masih siaga II dengan tinggi air baru 14.36,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo, kepada suarabanyuurip.com melaluui pesan pendek, Sabtu (4/4/2015).
Ketika disinggung perkiraan wilayah kecamatan mana saja yang nanti terdampak, Andik belum bisa menyebut secara detail.
“Sementara belum ada desa terdampak genangannya. Diperkirakan pada posisi 14.50 lebih baru ada potensi desa terdampak,” jelas mantan Camat Tambakrejo tersebut. (sam)