Keluhkan Rencana Pemerintah Naikkan BBM Lagi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Rencana pemerintah akan kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat disambut apatis warga Lamongan, Jawa Timur. Keputusan itu dianggap akan semakin membebani hidup rakyat.

Salah satu merasakan dampak dari kenaikan BBM adalah para sopir Mobil Penumpang Umum (MPU). Kenaikan yang telah dua kali berlangsung berdampak besar pada berkurangnya pendapatan mereka.

“ Meski kenaikannya kecil, namun sangat berdampak pada penghasilan kami,” kata sopir MPU Jurusan Babat-Lamongan, Dahlan kepada suarabanyuurip.com, Senin (13/4/2015).

Menurutnya, dengan kenaikan BBM selama dua kali yaitu Rp200 perliter dan Rp500/perliter beberapa waktu lalu telah menguras penghasilan mereka.

“Harga BBMnya naik sementara untuk menaikkan ongkos penumpang tidak bisa sehingga terpaksa penghasilan kami berkurang,” keluh sopir lainnya, Rustam.

Dalam sehari para sopir mengaku penghasilan mereka berkurang Rp20 ribu-25 ribu untuk menutupi naiknya harga BBM. Karena itu mereka sangat mengharapkan pemerintah tidak lagi menaikkan harga BBM karena dianggap menyengsarakan kehidupan rakyat kecil.

Para pedagang pasar di Lamongan juga mengharapkan pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM. Jika BBM kembali naik dipastikan harga barang akan kembali melonjak.

Baca Juga :   Pers Akan Jaya Selama Sajikan Informasi Valid

“Saat ini saja harga-harga sembako belum bisa normal. Dagangan sepi karena daya beli masyarakat turun” timpal penjual bumbu di Pasar Agrobis Babat, Suparmi.

Penolakan kenaikan harga BBM juga disampaikan Anggota DPRD Lamongan, Sarmadi. Menurut dia, keputusan itu dianggap akan semakin membebani kehidupan rakyat.

“Pemerintah harus banyak intropeksi bahwa kebijakan itu menyengsarakan rakyat. Menaikkan BBM dengan seenaknya bisa berdampak pada jatuhnya kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan itu costnya akan semakin besar,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *