SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Jumlah produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu rencananya akan kembali ditingkatkan. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan penambahan produksi diperkirakan terealisasi pada bulan Juni.
“Rencana ada tambahan lagi 60 ribu barel,” kata Kepala Sub Bagian Komunikasi dan Protokol SKK Migas Zudaldi Rafdi.
Dia menuturkan jika telah terealisasi, maka jumlah produksi menjadi 135 ribu barel per hari (bph) pada bulan Juni. Jumlah itu berasal dari tambahan produksi saat ini yang berjumlah 75 ribu bph.
Sedangkan saat disinggung mengenai capaian produksi puncak sebesar 205 Bph, menurut Rusli, demikian dia biasa disapa, jumlah tersebut merupakan peak oil yang telah ditargetkan bisa segera terealisasikan pada tahun ini.
Jumlah produksi 205 berasal dari Early Production Facility (EPF) sebesar 40 ribu bph dan sumur – sumur di Lapangan Banyuurip sebesar 165 ribu bph. Hanya saja, yang jadi persoalan yakni berapa lama produksi tersebut dapat bertahan. Karena itu, saat ini pihaknya masih melakukan kajian.
Namun, lanjut dia, diperkirakan produksi puncak dapat bertahan lebih lama jika rata – rata produksi dikisaran 125 ribu bph.
“Ini yang masih kita belum tahu pasti, produksi bisa bertahan sampai berapa lama,” tutur Bang Rusli. (roz)