SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Â Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, bau menyengat dari Pad A, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, pada Jum’at (24/4/2015) malam kemarin, berasal dari sumur SKW#21. Bau itu muncul akibat adanya kebocoran pada tree connection yang menuju ke BOP Lubricator yang mengandung fluida di dalamnya yakni gas, minyak dan air.
“Itu terjadi pada Survey Tekanan Dasar Sumur (EMR Job – Tanpa Rig),” kat ‪Kepala BLH Bojonegoro, Tedjo Sukmono kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (25/4/2015).
Dari hasil laporan yang diterima BLH, lanjut Tedjo, kontraktor pelaksana milik JOB-PPEJ yang mengerjakan kegiatan tersebut adalah PT. Wasita Prama Gatra.
Sesuai kronologis yang diterima BLH, kejadian berawal pada pukul 16.00 WIB tengah mempersiapan pekerjaan R/U Lubricator. Kemudian pada pukul 16.30 WIB Test lubricator (2800 psi, OK) – dalam posisi masih laydown/unconnected.
Pada pukul 17.00 WIB dilanjutkan melakukan R/U Lubricator dan continue RIH. Kemudian pukul 17.20 WIB melakukan RIH 2.00″ Gauge Cutter sampai kedalam 7550 ft-WLM (7600 ft-MD). Pada pukul 19.00 WIB dilakukan tool string tagged at depth 7550 ft-WLM, dilanjutkan POOH (Pool Out Of Hole).
Namun pada saat POOH di kedalaman 7200 ft-WLM ditemukan leaking di antara tree connection ke BOP Lubricator. Kemudian ERP dengan tim fire langsung melakukan penyemprotan air atau hydrant menggunakan fire hose sambil dilanjutkan POOH untuk sampai ke lubricator. Akan tetapi gas keluar dominan ke south (Desa Ngampel) sehingga semua crew yang berada di lokasi kejadian segera dievakuasi ke safe briefing area (SBA).
“Sesaat terjadi kebocoran Prod foreman yang bertugas melalui radio laangsung menginformasikan team govrel mengenai kejadian kebocoran untuk segera mengamankan kondisi di luar lokasi dengan informasi arah angin ke selatan,” lanjut Tedjo.
Sampai di lokasi kejadian, tim govrel bekerjasama dengan Tim H2S dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat mengamankan dan mengatur warga karena terdeteksi H2S yang tercium aroma tidak enak.
Menurut Tedjo, lokasi kejadian (sumur) sudah diamankan dan dipastikan kembali aman. Saat ini, ditugaskan beberapa personil untuk siaga dari Production, HSE, Security.
“Petugas kepolisian kemudian berjaga-jaga di pintu akses masuk lokasi, dan melakukan investigasi untuk mengetahui root cause dari Insiden,” pungkasnya.(rien)