SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Naskah Ujian Nasional (UN) yang telah dipergunakan siswa setingkat SMA dan sederajat beberapa pekan lalu akan dimusnahkan. Pemusnahan tahun ini akan berbeda, karena langsung dilakukan tiap-tiap sekolah.
Hal itu merujuk suarat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Setelah itu, sekolah akan membuat berita acara mengenai soal yang telah dimusnahkan.
“Naskah UN akan dimusnahkan masing-masing sekolah tahun ini, karena edaran resmi yang kami terima begitu,â€jelas Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang Pendidikan SMP/SMA/SMK di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban, Heni Indriyana, Selasa (28/4/2015).
Namun, sampai sekarang belum ada sekolah di Tuban yang melakukan pemusnahan sekolah. Karena menunggu instruksi dari Disdikpora yang masih melakukan kordinasi apakah ada perubahan pemusnahan apa tidak.
Heni sebenarnya cukup menyayangkan acara pemusnahan soal ujian. Karena soal tersebut masih bisa dipergunakan media belajar bagi siswa sesudahnya.
“Sebenarnya sayang kalau dimusnahkan, karena soal tersebut masih bisa dipergunakan belajar untuk siswa,â€kata Heni.
Menurut dia, apabila alasan pemusnahan adalah menghindari kecurangan UN, sampai sekarang adanya kecurangan karena penyalahgunaan soal sebelum UN.
“Ini hanya harapan saja Mas, tetapi karena instruksi dari kementerian seperti ini maka saya akan sampaikan ke sekolah-sekolah untuk pemusnahan,†tandasnya.(edp)