JOB P-PEJ : Kita masih Bicarakan Dengan BLH

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Operator Migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) mengaku masih membicarakan adanya pengaktifan rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe B di Jalan Veteran yang berdekatan dengan lokasi pengeboran Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Ya, kami sedang membicarakan hal tersebut dengan BLH Daerah,” ujar Filed Manager JOB P-PEJ), Junizar, kepada Suarabanyuurip.com melalui pesan pendek.

Pembicaraan ini berkaitan dengan dampak-dampak dari kegiatan yang sedang berlangsung karena jarak antara pemboran dengan rumah sakit hanya sekira 200 meter. Karena masalah itulah Komisi A DPRD Bojonegoro setempat sempat mewacanakan agar Sumur di Pad B ditutup untuk menghindari resiko terhadap pasien.

Wacana itu muncul setelah terjadinya kebocoran gas di Skw 21 Pad B di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, yang mengakibatkan warga mengalami mual, pusing, hingga muntah-muntah akibat mencium bau busuk menyerupai telur busuk.

Namun disinggung tentang wacana penutupan itu, Junizar mengatakan, pihaknya tidak bisa melihatnya secara straight forward seperti itu. “Skw Pad B berkontribusi 61 persen dari produksi Sukowati saat ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Libur Idulfitri, Ribuan Pekerja Pertamina Hulu Indonesia Tetap Menjaga Pasokan Energi

Dia mengatakan, masyarakat harus mengetahui dari 61 persen produksi Lapangan Sukowati saat ini hanya sekitar 18.500 BOPD. Potensi akan bertambah besar mengingat cadangan di sebelah selatan belum sepenuhnya di eksploitasi.

“Apakah Kabupaten Bojonegorodan Negara siap kehilangan sebanyak itu. Ya harus dibicarakan secara komperehensif,” tutupnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *