Hidrometeorologi Sebabkan Hujan Masih Berlangsung

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Hujan deras diprediksi masih terus mengguyur wilayah Lamongan, Jawa Timur, hingga akhir Mei 2015 mendatang. Berdasarkan informasi dari Badan Meteologi, Kematologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya, masih tingginya intensitas hujan itu dikarenakan terjadinya bencana Hidrometeorologi.

Bencana hidrometeorologi muncul karena adanya siklus sirkulasi sisklonik di Samudera Hindia di sebelah selatan Jawa Timur. Dampaknya menyebabkan konvergensi (percampuran) dan pada akhirnya terjadi perlambatan kecepatan angin memanjang diperairan utara Aceh, Samudera Hindia, Laut Jawa bagian utara,Laut Halmahera bagian barat.

Kondisi ini berdampak pada mundurnya masa bercocok tanam bagi petani dan tidak bisanya nelayan melaut dikarenakan cuaca yang cukup buruk. Selain itu juga mengganggu aktifitas warga lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto, menjelaskan, adanya bencana Hidrologi tersebut menyebabkan hujan masih terus turun di sebagian besar wilayah Indonesia. “Dalam kondisi normal, musim kemarau sudah berlangsung sejak pertengahan April lalu. Diprediksi hujan baru akan berakhir hingga akhir Mei,” ungkapnya.

Baca Juga :   Karaoke Berkedok Warung Lolos Razia Petugas Gabungan Tuban

Suprapto tidak menampik tingginya curah hujan bisa berdampak pada datangnya bencana banjir. Utamanya di beberapa Kecamatan yang menjadi langganan banjir seperti di Kecamatan Babat, Karangbinangun, Laren dan Maduran.

“Bencana banjir tidak kita harapkan. Meski demikian BPBD Lamongan siap membantu jika memang terjadi banjir,” pungkas dia.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *