Jembatan Poros Kecamatan Nyaris Putus

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Jembatan poros Kecamatan yang menghubungkan Ngasem – Kalitidu di Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Kaabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rusak parah. Jambatan tersebut berada sekira 200 meter ke arah utara dari pasar templek desa setempat.

Kerusakan terjadi pada sisi kanan dan kiri jembatan. Lebar jembatan semakin menyempit sekira tiga meter akibat tergerus air. Jika itu tetap dibiarkan bukan tak mungkin jembatan akan terputus dikikis air.

Para pengguna jalan yang melintasi jembatan harus ekstra hati-hati jika tak ingin terperosok. Bagi kendaraan roda empat harus berhenti jika berpapasan untuk menunggu giliran lewat.

Selain sebagai akses utama warga, jembatan itu juga menuju lokasi Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu di Desa Ngasem dan lokasi Sumur Gas Jambaran di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. Kerusakan jembatan terjadi sekira dua bulan lalu, namun mulai parah sejak akir April 2015.

“Karena sering hujan, air dari sekitar lewat bawah jembatan dan mengerus bagian kanan dan jembatan,” kata

Baca Juga :   Pengawasan BPK Sentuh Diproses Perencanaan

Rohman, warga Bareng kepada suarabanyuurip.com, Senin (04/5/2015).

Untuk memberi tanda bahaya atas kerusakan jembatan, warga setempat memberi tanda batas menggunakan plastik warna kuning dan rambu-rambu bertuliskan berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut

“Mudah-mudah Pemkab Bojonegoro segera membangunnya. Agar, arus lalu-lintas bisa lancar. Karena, jika tidak segera dibangun jembatan tidak akan lama akan putus, dan dipastikan arus lalu-lintas Ngasem-Kalitidu akan terputus juga,” sambung Yasir warga lainnya. (sam)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *