21.030 Siswa Lamongan Ikuti UN SMP

SuaraBanyuurip.com - Totok Martonop

Lamongan – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) serentak dilakukan, Senin (4/5/2015). Di Lamongan Jawa Timur, jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat mencapai 21.030 siswa dari 358 lembaga sekolah negeri dan swasta.

Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2014 lalu, yang mencapai sebanyak 19.840 siswa.

Rincian peserta UN tahun ini, sebanyak 9.557 siswa berasal dari 50 lembaga sekolah negeri, dan sebanyak 11.473 siswa lainnya berasal 308 lembaga sekolah swasta.

Dinas Pendidikan Lamongan menyiapkan sebanyak 1.203 ruang ujian. Untuk mengawasi jalannya ujian, jumlah pengawas yang disiapkan sebanyak 2.442 orang dengan sistem silang penuh.

Di antara peserta UN SMP tersebut, 4 orang peserta dari SMPLB Ma’arif di Kecamatan Lamongan. Sementara peserta dari Ujian Paket B tercatat ada sebanyak 695 orang yang seluruhnya berasal dari 33 lembaga swasta.

Sementara, untuk sekolah yang menyelenggarakan UN dengan sistem computer based test (CBT) hanyalah SMPN 1 Lamongan.  Pelaksanaan UN CBT ini dilangsungkan dalam tiga hari dengan sembilan kali sesi ujian.

Baca Juga :   Sekda Nurul Azizah Beri Pembekalan KKN Unigoro

Sementara jumlah siswa SMPN 1 Lamongan yang melaksanakan UN CBT sebanyak 272 orang. Sehingga dalam sehari, akan dilaksankan tiga kali sesi ujian. Sesi pertama jam 07.30-09.30, sesi kedua jam 10.30-12.30 dan sesi ketiga jam 14.00-16.00.

Hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika dan hari ketiga mengujikan Bahasa Inggris. SMPN 1 Lamongan menyiapkan jadwal ujian susulan pada Kamis 7 Mei mendatang, yang nampaknya tidak akan digunakan. Karena di hari pertama ujian, semua siswa peserta UN di SMPN 1 Lamongan tidak ada yang absen.

“Insya Allah UN CBT di Lamongan maupun UN PBT sudah disiapkan dengan baik. Insya Allah pelaksanannya juga lancar.  Saya berharap siswa juga percaya diri untuk melaksanakan ujian,” ujar Bupati Fadeli saat melakukan sidak di SMPN 1 Lamongan di dampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Yuhronur Efendi dan Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Kustiono.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *