SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (MCL) menyerahterimakan program air bersih dan jamban sehat di lima desa di Kecamatan Gayam dan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dipusatkan di Balai Desa Katur, Kecamatan Gayam, Senin (11/5/2015).
Ke lima desa yang mendapatkan fasilitas air bersih dan jamban sehat tersebut adalah desa Katur, Mojodelik, Cengungklung, Beged, Kecamatan Gayam, dan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.
Dalam pelaksanaan program penunjang kegiatan operasi (PKPO) itu EMCL bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)SpekTra, sebagai pendamping program.
Kepala Desa (Kades) Katur, Sukono, menyambut baik atas bantuan program fasilitas air ber, dan jamban sehat dari EMCL yang diberikan kepada desa nya.
“Terima kasih atas kepedulian EMCL kepada warga kami,” kata Sukono kepada suarabanyuurip.com disela acara penyerehan program.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agus Suriyanto, yang mewakili Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyatakan dukungannya terhadap program fasilitas air bersih dan jamban sehat yang diberikan EMCL kepada desa sekitar Banyuuri, Blok Cepu. Karena program tersebut  sesuai dengan yang dicanangan pemkab.
“Sesuai hasil kroscek dilapangan masyarakat Gayam dan Kalitidu tidak kekurangan air, jika dibandingkan warga desa di wilayah Kecamatan Tambakrejo. Karen itu air perlu dilindungi, salah satunya adalah dengan membuat biofori agar tetap terjaga,” sambung Agus Supriyanto dalam sambutannya.
Camat Gayam, Hartono, menghimbau, agar setiap program kemasyarakatan yang dilaksanakan kedepan tetap dipadukan dengan program desa dan Pemkab Bojonegoro sehingga bisa saling mendukung.
“Untuk itu jika setiap ada perubahan dimusyawarahkan dengan baik antara pemdes dan masyarakat agar bisa berjalan sesuai harapan,†pungkas mantan Camat Purwosari ini.
Field Public and Government Affairs MCL, Rexy Mawardijaya, menambahkan, program kemasyarakatan yang diserahterimakan ini merupakan komitmen EMCL untuk turut meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Semua program yang kita laksanakan selalu dikoordinasikan dengan desa dan Pemkab Bojonegoro agar terpadu dan memberikan bermanfaat bagi warga yang ada di masing-masing desa,” harap Rexy.(sam)