SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada operator  Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) untuk tetap melibatkan kontraktor lokal sekitar Banyuurip secara maksimal.
“Saya minta kedepan EMCL tetap memperhatikan keterlibatanPT atau CV yang ada di sekitar proyek Banyuurip. Tentunya, sesuai dengan kekuatan dan keahlianya masing-masing,” kata Camat Gayam, Hartono diacara sosialisasi flaring Banyuurip yang digelar di Balai Desa (Baldes) Gayam, Rabu (13/5/2015).
Meski pekerjaan proyek Banyuurip sudah berkurang, kata Hartono, tentu pekerjaan dipastikan masih ada. Sakalipun nilainya dana pengerjaannya juga berkurang. “Saya yakin dengan masih dilibatkannya kontraktor lokal tentunya selain mengurangi pengangguran juga bisa mengelminir gejolak warga,” jelasnya.
Kapolsek Gayam, AKP Sudirman mendukung permintaan Camat Hartono. Karena, hanya dengan cara melibatkan kontraktor lokal kondisi sekitar proyek kedepan akan tetap kondunsif.
“Itu akan dapat menekan permasalahan sosial yang mungkin muncul dari warga sekitar,†sambung dia.
Sudirman juga menghimbau kepada warga sekitar proyek untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. “Jika ada hal apapun yang menyangkut dengan hukum untuk segera melaporkan kepada Babinkamtibmas di desa masing-masing. Atau langsung kepada saya,” pesan Sudirman. (sam)