TPPI Beroperasi Seperti Biasa

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Mencuatnya kasus korupsi penjualan kondensat yang menyeret Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) ternyata dilakukan managemen baru. Namun begitu, seiring terkuaknya kasus tersebut, kilang minyak yang ada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, itu tetap beroperasi seperti biasa.

“Kalau laporan itu yang melaporkan adalah managemen baru, berdasarkan dari audit BPK juga,” kata salah satu pengurus Serikat Pekerja (SP) PT TPPI yang enggan disebutkan namanya.

Dia menjelaskan, aktivitas PT TPPI saat ini tidak terganggu. Bahkan beberapa pekerja dari PT TPPI dikirim ke beberapa kilang milik PT Pertamina. “Sekarang kan managemen ada di Pertamina, sehingga beberapa pekerja dikirim untuk membantu beberapa kilang minyak milik Pertamina yang kekurangan tenaga kerja,” ucap sumber tadi.

Rincian pekerja yang dikirim ke Pertamina ada 50 orang. Mereka dikirim ke Refineri Unit IV, atau Unit Pengolahan minyak di Cilacap serta ada 25 orang yang dikirim ke Refineri Unit VI yang ada di Indramayu.

Baca Juga :   Kenaikan Produksi Blok Cepu Masih Batas Toleransi

“Mereka dikirim karena kilang minyak milik Pertamina kan kekurangan tenaga kerja, tetapi belum boleh melakukan perekrutan karyawan,” ujar sumber tadi, menjelaskan.

Sementara total pekerja di PT TPPI, lanjut dia, ada sekira 400 orang. Dia berharap kilang minyak PT TPPI tidak berpengaruh dengan adanya kasus tersebut sekarang ini.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *