Pertigaan Puduk Perlu Diberi Flagman

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar ladang migas Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada kontraktor pelaksana proyek engineering procurement and construction (EPC) Banyuurip untuk menempatkan flagmen (manusia bendera) di perempatan dan pertigaan jalan menuju lokasi proyek. Alasannya, arus lalu lintas di wilayah tersebut cukup padat karena di lewati warga dan tanag kerja (naker).

Sejumlah titik yang perlu ditempatkan flagman di antaranya pertigaan jalan Puduk, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, tepatnya di barat kampung tunnel. Pertigaan ini merupakan poros desa yang menghubungkan Desa Bonorejo – Begadon.

“Kalau pagi dan sore hari ramai banget. Karena tenaga kerja berangkat dan pulang kerja lewat jalan itu,” kata Warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Sutikno kepada suarabanyuurip.com, Senin (18/5/2015).

Dengan penempatan flagman ini diharapkan bisa membantu mengatur lalu lintas untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Karena selain kendaraan roda, jalan itu juga sering dilalui kendaraan roda empat dan pejalan kaki.

“Sempat terjadi hampir tabrakan antar kendaraan dari arah berlawanan. Karena itu, sebelum itu terjadi alangkah baiknya jika ditempatkan flagman,” saran Sutikno.

Baca Juga :   PDAM Siap Layani Masyarakat Blok Cepu

Senada disampaikan, Mira, warga lainnya. Pemilik warung makanan dan minuman itu juga membenarkan jika arus lalu lintas di lokasi tersebut cukup padat. “Saat sore hari menjelang magrib ramai banget. Karena bersamaan dengan warga pulang dari ladang,” sambung Mira.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *