SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Brutalnya penambangan pasir mekanik di sepanjang Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Wakil rakyat itu berjanji akan mengawal penanganan penambangan pasir mekanik yang sudah merusak lingkungan sekitar.
Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro, Doni Bayu Setyawan, mengatakan, saat ini pemkab telah menmbentuk tim yang terdiri dari Satpol PP, dari Badan Lingkungan Hidup, Badan Perijinan dan stakeholder lainnya.
“Kami sudah menyarankan supaya penertiban para penambang liar diimbangi dengan pemberdayaan,” ujarnya kepada suarabanyuurip beberapa waktu lalu.
Politisi PDI-P ini menyatakan, apabila hanya dilakukan penertiban saja tanpa jalan keluar maka akan banyak pengangguran dan menimbulkan konflik sosial. “Ya pemkab harus menyiapkan program pemberdayaan bagi mereka,” tandasnya.
Doni mengatakan, baru akan melakukan koordinasi dengan pemkab terkait hal ini. Sehingga dalam menyikapi hal ini jangan lambat. “Karena dampak penambangan pasir ilegal akan sangat besar sekali bagi lingkungan,” imbuhnya.(rien)