SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Aktivitas warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur terganggu akibat pemadaman listrik yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada jam kerja, Selasa (26/05/2015).
Pantauan Suarabanyuurip. com, banyak kegiatan masyarakat sempat terhenti ketika listrik mati. Salah satunya adalah kegiatan talk show Pos Daya yang diadakan di Pendapa Kridha Manunggal Tuban.
Di kegiatan ini, talk show mati ketika para narasumber akan berbicara. Praktis semua perangkat yang disediakan panitia tidak berfungsi. Beruntung tersedia genset sehingga talk show bisa dilanjutkan.
Efek dari mati lampu juga dikeluhkan sejumlah pegawai perkantoran. Karena semua perangkat kerja tidak dapat dipergunakan.
“Pas ada nasabah banyak, lampu mati dan komputer tidak bisa digunakan. Terpaksa sementara waktu entri data dengan cara manual,” jelas Isnaini, salah satu pegawai perusahaan pembiayaan di Tuban.
Selain itu kondisi lalu lintas di semua jalan yang ada di Tuban terlihat semrawut. Lantaran tidak ada traffic light yang berfungsi. Termasuk traffic light yang ada di jalur nasional. Sampai berita ini ditulis satu jam setelah listrik mati, belum terlihat ada petugas yang mengatur jalan raya.
Listrik mati di Kabupaten Tuban terjadi sejak pukul 10:30 Wib. Selain Tuban, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Bojonegoro juga mengalami hal serupa.
“Disini juga listrik mati sejak satu jam lalu,” terang Miftah, warga Kabupaten Lamongan. (edp)