SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sempat dikeluhkan karena menjadi penyebab rusaknya pagar SDN Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, saluran air di wilayah setempat diperbaiki.
“Yang membangun EMCL Mas,” kata Kepala SDN Brabowan, Sugiono kepada suarabanyuurip.com saat melihat pemindahan galian tanah, Kamis (28/5/2015).
Saluran air ini berada di selatan SDN Brabowan tepatnya di samping jalan menuju lokasi tapak sumur A dan B Banyuurip, Blok Cepu.
Dalam pelaksanaannya, saluran air dibangun di kanan dan kiri seperti tembok penahan tanah. Sedangkan di bagian bawah untuk aliran airnya di cor. “Yang megerjakan adalah CV Berkah,” jelas Sugiono.
Awal pengajuan pembangunan saluran air ini sempat tarik ulur karena pihak sekolah menginggingkan agar pembangunan dilakukan sampai melebar hingga ke aspal jalan. Sedangkan pihak EMCL tak menyetujuinya.
Namun karena tanah yang dipergunakan untuk jalan menuju tapak sumur Pad A dan B Banyuurip sebagian lahan milik sekolahan yang disewa EMCL, akhirnya disetujui. Durasi sewa lahan itu selama 5 tahunan, dan sekarang sudah berjalan kontrak kedua.
“Luas tanah sekolahan yang disewa EMCL kurang lebih seluas 5 meter. Sekarang masuk sewa kedua dan sudah berjalan sekira 4 tahun. Jadi total sejak sewa pertama sudah 9 tahun,” pungkas Sugiono.
Direktur CV Berkah, Bambang Ekwandoyo, mengungkapkan, saluran air yang dibangun sepanjang sekira 39 meter dengan lebar 1 meter lebih, dan tinggi 1 meter. “Hari ini mulai dikerjakan, dan target penyelesaiannya pada tgl 15 Juni 2015 mendatang,” sambung Bambang Ekwandoyo.(sam)