Kejar Target 1200 Kantong Darah/buln

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora-Kesadaran masyarakat Blora, Jawa Tengah,  untuk donor darah masih kurang. Hal itu terbukti dari pendonor sukarela baru mencapai 60 persen dari total kebutuhan darah satu bulan di wilayah setempat sebanyak 1200 kantong.

Sedangan 40 persen sisanya adalah donor pengganti. Namun demikian, pendonor sukarela mengalami kenaikan di banding periode tahun 2014 yang hanya 20 persen.

“Untuk memenuhi kebutuhan satu bulan tersebut, kami mengoptimalkan Mobil Unit. Kita lakukan jemput bola,” kata Wakil Ketua PMI Blora Bidang Upaya Kesehatan Transfusi Darah, Irsyad Jelang Amirin.

Dia mengungkapkan, tidak terpenuhinya donor sukarela tersebut karena ada kendala yang dialami PMI. “Jadwal yang ditentukan selalu mundur, serta inisiatif yang kita tawarkan kepada sekolah maupun instansi masih kurang optimal,” ucapnya.

Mengatahui kondisi tersebut, menjelang Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni mendatang, pihaknya mulai menggalakkan donor darah suka rela dengan menambah atau mengoptimalkan mobil unit.

“Itu sudah kita lakukan rutin setiap minggu sekali saat diadakan Car  Free day di alun-alun Blora,” ujarnya.

Baca Juga :   Pembeli Membludak di Hari Lebaran, Pedagang Serabi Bojonegoro Terapkan Nomor Antrean ‎

Disamping itu juga mulai mengoptimalkan mobil unit ke Desa-desa. “Ini kita awali di Desa Jipang,” ujarnya.

Diharapkan dengan kegiatan ini bisa merambah ke desa-des lain. Karena selama ini belum ada kegiatan aktif dari pihak desa. “Semoga desa lain bisa termotivasi mengukuti Jipang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Blora, Umi Kulsum, manambahkan, menyongsong Hari Donor Sedunia ini akan membentuk komunitas donor darah di wilayah Kabupaten Blora. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *