SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekira 500 umat Budha melaksanakan sembahyang ritual Waisak di Klenteng Kwan Sing Bio, Jalan Re Martadinata, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (2/6/2015).
Pantauan suarabanyuurip.com, ratusan umat Budha tidak melaksanakan ritual ini secara serentak. Tetapi mereka melaksanakan sembahyang secara bergilir, baik itu jamaah dari Tuban ataupun dari luar daerah.
“Saya dari Madiun, sengaja melaksanakan ritual waisak di sini,†kata Hesti, salah satu umat Budha kepada suarabanyuurip.com.
Ketua TITD Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan Putra Wirawan, membenarkan kalau jamaah yang datang tidak hanya dari Tuban. Tetapi banyak juga yang berasal dari luar daerah.
“Jumlahnya sekitar 500 orang. Kalau keyakinan kami sembahyang tidak harus bersamaan waktunya. Asal sudah waktunya gitu saja,†ujar Gunawan, menerangkan.
Menurut Gunawan, ritual Waisak dilakukan karena ada tiga hal yang patut diperingati. Pertama adalah peringatan lahirnya Budha, kedua adalah peringatan dimana Budha mencapai kesempurnaan, dan terakhir adalah peringatan dimana Budha mencapai Nirwana.
Sementara itu, terlihat tidak ada acara khusus di Klenteng yang disebut terbesar se Asia Tenggara ini. Seperti halnya peringatan-peringatan yang lain.
“Kalau Waisak itu Ritual, jadi tidak ada acara lain lagi,†pungkasnya.(edp)