Minta Selamatkan Pertanian Sumber

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Bupati Tuban, KH Fathul Huda, meminta supaya 100 hektar lahan pertanian yang ada di Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur diselamatkan.

Meski Desa Sumber menjadi ring 1 Lapangan Gas Sumber, tetapi Bupati Huda mengemukakan permintaannya kepada PT Semen Indonesia, Tbk. Ketika mendatangi acara tutup tanam lahan reklamasi Pasca Tambang di Auditorium PT Semen Gresik, Kamis (04/06/2015).

Fathul Huda menjelaskan, sekitar 100 hektar lahan pertanian di desa ini sudah tidak dapat dipahami sejak lima tahun terakhir. Padahal dulunya kawasan Sumber ini merupakan daerah subur dengan hasil panen yang melimpah.

“Waktu saya kecil saya sering makan ketela, dan itu hasil dari Sumber. Tapi sekarang ada 100 hektar lahan pertanian yang tak dapat ditanami,”jelas Fathul Huda.

Dia meminta kepada BUMN ini untuk mencarikan solusi dan jalan keluar. Karena PT SI, menurut Bupati, mempunyai andil menjadikan lahan di Desa Sumber tidak bisa berproduksi. Setelah ditelisik lebih jauh, salah satu penyebabnya karena desa ini selalu menjadi korban ketika banjir bandang.

Baca Juga :   Jelang Puncak Konstruksi, Himbau Pekerja JTB Didaftarkan di BPJSK

“Salah satu penyebab Sumber tidak bisa panen ya karena PT SI juga ikut andil,”kata Huda mengingatkan.

 Pun demikian, menurut Huda perusahaan sebenarnya sudah ada iktikad baik dengan adanya rencana pembangunan saluran air pada masa lalu. Tetapi menuai protes dari warga, karena saluran air itu bisa menjadi penyebab naiknya air laut dan justru mengancam kesuburan tanah setempat.

“Makanya harus ada solusi, salah satunya mungkin dengan pembangunan pintu air di saluran air yang dibuat. Supaya bisa ditutup ketika air laut pasang dan tidak mengalir ke lahan pertanian Sumber,”kata Huda.

“Saya ingin menagih janji itu, dan juga meminta kepada Camat Merakurak dan Dinas terkait untuk berkordinasi supaya cepat realisasi,”tandasnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *