Pulang Pengajian Tewas Tersambar KA

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Tragis menimpa Siti Umaiyah (23), warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Perempuan muda itu tewas setelah tersambar Kereta Api (KA) sepulang dari pengajian.

Data yang dihimpun, saat itu korban bersama warga lainnya berangkat untuk mengikuti pengajian di Pondok Pesantren Rodhatul Mu’alimin pimpinan KH. Agus Syairozi habis Isya’ pada Rabu (3/6/2015). Lokasi Ponpes berada di sebelah selatan jalan raya dan melintasi rel KA.

Namun entah mengapa, belum jenak mengikuti pengajian, sekira pukul 20.30 WIB, korban memutuskan untuk kembali pulang kerumah. Meski sejumlah temannya mencegah, namun korban bergeming.

Siti Umaiyah tetap nekat pulang.  Namun ia tak melewati jalan besar, melainkan memilih jalan dengan menyisir tepian rel KA. Diduga korban yang berjalan sambil melamun di sebelah selatan rel tak tidak melihat datangnya kereta api dari arah timur.

Karena jarak korban dengan rel sangat dekat, tubuhnya tersambar KA yang melintas. “Saat ditemukan tubuh korban masih utuh. Hanya kepalanya yang luka parah,” ujar salah satu warga Moropelang, Ilyas yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga :   Tanah Sekitar Jembatan Kalidari Cepu Ambles

Korban sempat di bawa ke Puskesmas Babat sebelum di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Moropelang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa (Kades) Moropelang, Slamet Hisbullah, membenarkan jika korban adalah warga Moropelang. “Korban sudah dimakamkan pagi tadi di makam umum desa,” kata Slamet Hisbullah.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *